1.
Kemarahan, dendam dan kebencian itu merusak rezeki.
2. Apakah enaknya marah itu sesuai dengan
buruknya kualitas hidupmu karenanya?
3. Tahukah engkau bahwa hati yang
marah dan mendendam menjadikanmu tak pantas bagi kebahagiaan?
4.
Memaafkan memang tidak mudah. Tapi, apakah itu alasanmu untuk meneruskan
kehidupan dalam kemarahan?
5. Sudahlah. Sabarkanlah dirimu. Bukankah
engkau merindukan kehidupan yang damai dan penuh kesyukuran? Sabarlah, lakukan
yang baik.
Katakanlah:
Tuhan, besarkanlah kemampuanku menahan
kemarahan, agar lebih banyak kebaikan yang berpendar
dariku.
Aamiin