Saat engkau merasa berada dalam kegelapan, bersabarlah, 
karena sesungguhnya engkau hanya sedang berada 
dalam bayangan sesuatu yang besar.

Setelah gelapmu, akan datang pencerahan jiwa dan hatimu. 

Bersabarlah.


Janganlah menjadi tawanan dari masa lalu Anda.

Anda sedang memimpin hari ini, untuk hidup dalam masa depan yang sejahtera, berbahagia, dan cemerlang.

Jangan bersedih.

Nasib Anda bukan karena keputusan orang lain.
Putuskanlah untuk menjadi pemulia kehidupan,
bahkan dalam seburuk-buruknya keadaan.

Tuhan Maha Pengasih, dan Anda adalah kekasih Tuhan.

Bersabarlah.


Engkau harus bersabar selama kesabaran masih dibutuhkan, yaitu seumur hidupmu.

Engkau harus bersabar menunggu dirimu berhenti mempersulit dirimu sendiri.

Engkau harus bersabar terhadap mereka yang mempersulit kehidupanmu.

Engkau harus bersabar menunggu hadiah-hadiah baik dari Tuhan untuk kerja keras dan kesetiaanmu kepada yang benar.

Lalu, saat engkau berhasil menjadi pribadi yang mapan dan sejahtera nanti, engkau tetap harus bersabar dengan orang-orang bermulut kotor dan berhati keji yang sesungguhnya membutuhkan bantuanmu.

Dan ini yang penting, seberhasil apa pun dirimu nanti, engkau akan tetap bersabar di dalam kebenaran dan kasih sayang.

Mario Teguh